Expo Hari Jadi Kabupaten Berau Dinanti Masyarakat, DPRD Minta UMKM Tak Sekadar Jadi Pelengkap Tetapi Harus Jadi Etalase Produk Lokal
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Perhelatan expo dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Berau kembali menjadi salah satu agenda yang dinantikan masyarakat. Dengan harapan agar expo kali ini tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha lokal.
Ketua DPRD Kabupaten
Berau, Dedy Okto Nooryanto, menilai expo merupakan momentum yang tepat untuk
memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat. Tidak hanya melalui
stan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi juga dengan memberikan ruang yang
lebih besar kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dedy mengatakan,
antusiasme masyarakat terhadap expo cukup besar. Karena itu, ia berharap
pelaksanaan kegiatan tersebut benar-benar mampu menjadi bagian dari kemeriahan
hari jadi Kabupaten Berau.
“Kalau saya sih, ini
mungkin yang ditunggu-tunggu masyarakat juga ya, expo ini. Mudah-mudahan dengan
adanya expo ini masyarakat juga bisa memeriahkan, merayakan hari jadi kita,”
ujar Dedy Okto Nooryanto,baru-baru ini dikantornya Jalan Gatot Subroto
Kelurahan Sei Bedungun.
Menurut Dedy,
keberadaan expo juga menjadi kesempatan bagi setiap OPD untuk menampilkan
program, potensi, serta ciri khas yang dimiliki daerah. Masyarakat dapat
melihat secara langsung berbagai capaian maupun potensi yang dimiliki Kabupaten
Berau.
Meski demikian, Dedy
mengingatkan agar kemeriahan expo tidak hanya berpusat pada stan-stan OPD.
Pelaku UMKM lokal, menurutnya, harus dipersiapkan secara matang sehingga mampu
memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan produk mereka.
“Semua, jangan hanya
stan-stan expo OPD, tapi ada juga stan UMKM yang harus dipersiapkan betul ke
depan ya, karena betul-betul mendukung expo kita ini,” katanya.
Dorongan tersebut
dinilai penting karena expo dapat menjadi ruang promosi yang strategis bagi
pelaku usaha. Terlebih, kegiatan seperti ini berpotensi mendatangkan masyarakat
dari berbagai wilayah, termasuk wisatawan yang sedang berkunjung ke Berau.
Produk-produk lokal
yang ditampilkan dengan baik diharapkan tidak hanya menarik perhatian
pengunjung, tetapi juga membuka peluang pasar baru bagi UMKM. Dengan demikian,
keberadaan UMKM dalam expo tidak sekadar mengisi stan, melainkan menjadi bagian
penting dari geliat ekonomi daerah.
Dedy pun berharap
persiapan stan UMKM dilakukan secara serius, mulai dari penataan hingga
pemilihan produk yang ditampilkan. Produk unggulan daerah perlu dikemas
semenarik mungkin agar mampu memberikan kesan kepada pengunjung sekaligus
memperkuat identitas Berau.
Ia juga berharap expo
tahun ini dapat berlangsung lebih meriah dan mampu dinikmati seluruh lapisan
masyarakat. Namun, kemeriahan tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan
manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.
Bagi Dedy,
keberhasilan expo bukan hanya diukur dari ramainya pengunjung atau meriahnya
acara, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu membuka ruang
promosi dan peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.
Dengan pelibatan UMKM
secara maksimal, expo hari jadi Kabupaten Berau diharapkan tidak berhenti
sebagai agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, expo dapat menjadi etalase
potensi daerah sekaligus panggung bagi produk-produk lokal Berau untuk dikenal
lebih luas. (sep/FN)